Calon Pengurus PKS Lampung Ikuti Fit and Proper Test


image

Muftie Salim, Ketua DPW PKS Lampung

PKSCIBITUNG [SB] – Setelah pimpinan PKS baru yang termanifestasi melalui pelantikan 9 anggota DPTW (Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah) PKS Provinsi Lampung, pada. ahad (4/10/2015), di ballroom Hotel Sheraton, kini masing-masing unsur DPTW PKS Lampung sedang menyusun kabinet kepengurusannya.

Tak terkecuali salah satu unsur penting di DPTW PKS adalah DPW (Dewan Pengurus Wilayah) PKS Lampung yang kini beralih nakhoda dari Gufron Azis Fuadi ke Mufti Salim juga sedang menyusun kepengurusannya. 

Menurut Ketua DPW PKS Lampung, Mufti Salim, BPH (Badan Pengurus Harian) DPW PKS Lampung sejak hari Senin (5/10) sampai dengan Jum’at (9/10) telah maraton menyusun portofolio kepengurusan DPW PKS Lampung 2015-2020. “Setelah dilantik pada Ahad (4/10), esoknya atau hari Senin 

5 Oktober sampai hari Jum’at ini, kami BPH DPW yang terdiri dari Ketua DPW, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara dan Ketua Kaderisasi menyusun portofolia kepengurusan untuk perjalanan DPW PKS Lampung hingga 5 (lima) tahun mendatang,” kata Mufti yang alumni Ponpes Krapyak Yogyakarta ini.

Menurutnya, ia bersama anggota BPH lainnya memanggil dan melakukan fit and proper test (FPT) kepada nama-nama yang telah masuk dan terdata sebagai calon pengurus DPW PKS Lampung 2015-2020 di 14 (empat belas) Bidang. “Agar lebih mendalami karakteristik personal juga mengetahui sisi rekam jejak kerja dan kinerja para calon pengurus yang nama-namanya telah kami inventarisasi dari berbagai sumber, kami memanggil nama-nama tersebut satu-persatu dan melakukan fit and proper test mulai hari ini hingga beberapa hari kedepan, untuk mengisi 14 portofolio (bidang)” ujarnya.

Sementara itu, salah satu orang calon pengurus yang ditemui selepas bertemu empat mata dengan BPH yang namanya enggan dipublikasi, menyatakan bahwa ia dipanggil Ketua Umum PKS melalui Sekretaris Umum, pada hari Jum’at (9/10) ini dalam rangka mengikuti wawancara tertutup dan terbatas. Ketika ditanya tentang materi atau substansi wawancara, dirinya hanya menjawab dengan diplomatis. “Sekedar aktivitas keseharianlah,” katanya diplomatis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s