Jangan Lagi Ada Kegaduhan-kegaduhan Politik


image

Ecky Awal Muharram, FPKS DPR RI

PKS Cibitung.Com [TM]
Pemerintah bersama Komisi XI DPR-RI baru saja menyepakati asumsi-asumsi makro yang menjadi dasar untuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. 

Asumsi-asumsi makro yang menjadi dasar penyusunan RAPBN 2016 tersebut disepakati pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, target inflasi 4,7 persen, rata-rata nilai tukar rupiah Rp 13.900 per dolar AS, serta suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,5 persen. Adapun target terkait indikator pembangunan ialah penurunan angka kemiskinan menjadi 9 persen-10 persen, gini ratio sebagai indikator kesenjangan menjadi 0,39, tingkat pengangguran sebesar 5,2-5,5 persen, serta IPM sebesar 70,10

“Walau saya melihat angka-angka tersebut masih cukup ambisius, namun saya berharap semoga bisa tercapai. Syaratnya adalah pemerintah harus konsisten memperkuat kepercayaan pasar dan publik. Pemerintah harus fokus dan bekerja sama dengan BI untuk mewujudkanya,” kata anggota Komisi XI dari Fraksi PKS, Ecky Awal Mucharam, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 23/9).

Selain itu, Ecky juga meminta pemerintah belajar dari pengalaman realisasi APBN-P 2015 yang banyak meleset dari asumsinya.

“Pemerintah harus belajar dari pengalaman realisasi APBN-P 22015 yang banyak meleset dari asumsinya. Jangan ada lagi kegaduhan-kegaduhan politik dari mulai intrik antar penegak hukum, hingga perang statemen di publik antar menteri  yang membawa sentimen negatif kepada publik dan pasar,” jelas Ecky yang juga anggota Banggar ini.[ysa/rmol]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s