Rakor Fraksi PKS Se Lampung ikut tumbuhkan kuliner masyarakat


image

Peserta Rakor Fraksi PKS Se-Lampung santap siang dengan menu nasi kebuli

PKS Cibitung.Com [TM]
Ada yang menarik dalam sajian makan siang bagi peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Fraksi PKS Se Lampung bertempat di GSG Ragom Sejahtera komplek DPW PKS Lampung, Selasa (8/9).

50 orang Anggota DPRD dari PKS se Lampung begitu menikmati kuliner Timur Tengah sebagai sajian makan siang yang disiapkan panitia. Kuliner yang dimaksud adalah nasi kebuli.

Meski nasi kebuli merupakan kuliner Timur Tengah dengan rempah-rempah khasnya, namun tampaknya para peserta Rakor Fraksi PKS se Lampung tak segan untuk menambah porsi makannya.

Menurut Ade Utami Ibnu, Ketua Fraksi PKS Lampung, sajian makan siang dengan menu nasi kebuli menjadi menu spesial memperingati satu tahun pelantikan Anggota DPRD Provinsi Lampung terutama yang tergabung di Fraksi PKS selain juga merupakan request dari beberapa peserta yang diminta konfirmasi kehadirannya melalui sambungan telefon.

“Setahun lebih tujuh hari, kami ber delapan anggota Fraksi PKS bersama 67 Anggota DPRD Lampung yang lain di lantik pada tanggal 1 September 2014 lalu, dan menu nasi kebuli menjadi sajian istimewa memperingati satu tahun pelantikan kami,” kata Ade.

Dalam setiap momen penting, PKS memang biasa menyajikan sajian makan istemewa yang bervariasi. Jika dalam Rakor Anggota DPRD/Fraksi PKS Se Lampung, Selasa (8/8) disediakan menu nasi kebuli, maka sebelumnya saat Milad PKS, 20 April yang lalu menyiapkan nasi kuning khas nusantara dengan aneka lauk.

Dengan menyiapkan menu-menu istimewa di momen-momen pentingnya, PKS memberi pesan bahwa PKS ikut bersama menumbuhkan ekonomi dan bisnis masyarakat khususnya dalam usaha kuliner.

Sementara itu, menurut Linda Wuni, Ketua Bidang Perempuan PKS Lampung yang juga pengusaha kuliner, dirinya biasa diminta para pelanggannya menyiapkan menu-menu tertentu yang agak jarang, misalnya nasi kebuli.

“Untuk membuat nasi kebuli bagi pelanggannya setidaknya ia harus menyiapkannya dalam dua hari, karena ia juga harus berburu bahan-bahan dan bumbu atau rempah-rempah tertentu yang agak susah di dapatkan, misalnya beras basmati,  beras khusus yang biasa digunakan untuk membuat nasi kebuli,” kata Linda.[Rilis]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s