JHT Baru Cair Usia 56 Tahun, Fahri Hamzah: Mungkin Pemerintah Enggak Punya Duit!


wpid-unnamed.jpg

 

Pks-cibitung.com [mb] Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan baru aktif beroperasi pada 1 Juli 2015, hal tersebut tertuang dalam UU nomor 24/2011 tentang BPJS.

Namun anehnya Peraturan Pemerintah (PP) baru ditandatangani pada 30 Juni. Peraturan mengenai pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang baru bisa dicairkan penuh pada usia 56 tahun dikecam kalangan pekerja.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah pun meminta pemerintah menjelaskan peraturan ini, jangan sampai membuat gusar para pekerja dan pensiunan. “Pemerintah harus menjelaskan dengan baik, orangtua dan pensiunan itu senior citizen, jangan main-mainkan mereka,” katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7).

Wasekjen PKS ini menduga, pemerintah sengaja mengendapkan dana JHT pekerja karena ingin mendapatkan dana segar dengan cara yang licik. Dana JHT tersebut, lanjut Fahri bisa jadi untuk direlokasikan untuk investasi sehingga pemerintah mendapatkan dana segar.

“Saya curiga ini adalah satu tanda pemerintah kesulitan keuangan. Kalau pemerintah tak punya uang, jangan korbankan orang tua. Saya curiga direlokasi ini untuk anggaran lainnya, mungkin pemerintah enggak punya duit. Jangan begitu dong kalau enggak punya duit,” cetus Fahri.

Seperti diketahui, saat ini timbul keresahan dari masyarakat terkait pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang baru mendapatkan klaim secara penuh ketika memasuki usia 56 tahun.[Mbah/Gatranews]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s