Fahri Hamzah ‘Ketok Palu’, Sutiyoso dan Gatot Jadi Kepala BIN dan Panglima TNI


fahrihamzah dpr

 

Pks-cibitung.com [mb] Jakarta – Rapat paripurna DPR RI yang ke-36, masa sidang IV telah resmi menyetujui Letnan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu, rapat paripurna juga menyetujui Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjadi Panglima TNI.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, yang bertindak sebagai pimpinan paripurna bertanya lebih dulu kepada anggota dewan yang hadir dalam paripurna. Fahri bertanya, apakah seluruh anggota dewan menerima laporan Komisi I DPR RI terkait hasil fit and proper test yang dibacakan Ketua Komisi I DPR, Mahfud Sidiq

“Apakah hasil pembahasan pemberian pertimbangan calon kepala BIN dapat disetujui?” tanya Fahri di ruang paripurna, Nusantara II, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7).

“Setuju,” jawab anggota dewan secara serentak.

Fahri kembali menanyakan kepada peserta sidang tentang pengangkatan Gatot sebagai Panglima TNI.

“Apakah permohonan persetujuan pemberhentian serta pengangkatan Panglima TNI juga disetujui?” tanya Fahri

Semua anggota dewan yang hadir pun secara serentak menjawab “setuju” atas pengangkatan Gatot sebagai Panglima TNI.

“Baik, semua sudah menyetujui dan akan kita proses,” ujar politisi PKS ini, sebelum mengetuk palu dan menutup sidang.

Mahfud menyatakan, “Setelah mendengarkan pandangan fraksi-fraksi dan sesuai dengan ketentuan Pasal 279 ayat (1) Tata Terbit DPR RI, maka Komisi I DPR RI memutuskan secara musyawarah calon Kepala BIN, Saudara Letnan Jenderal TNI (Purn) layak menjadi Kepala BIN.”

“Komisi I DPR RI juga memutuskan menyetujui pemberhentian Jenderal TNI Moeldoko sebagai Panglima TNI, dengan mengapresiasi capaian-capaian dan penilain positif terhadap kinerja Penglima TNI dan menyetujui pengangkatan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI,” lanjut Mahfudz.

Hari ini, DPR menggelarkan rapat paripurna dengan lima agenda, yakni pengambilan keputusan terkait Kepala BIN, Panglima TNI, hakim agung yang semuanya didahului laporan komisi terkait. Selain itu, dilanjutkan dengan dua agenda, yakni pendapat fraksi-fraksi terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) usul inisiatif Anggota DPR RI tentang larangan minum beralkohol, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR RI dan penetapan susunan dan keanggotaan Pansus RUU tentang merek.[Mbah/Beritasatu]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s