Aher : Kebhinekaan Adalah Anugrah Terbesar Allah Pada Bangsa Indonesia


image

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat memberikan pengarahan pada Pengukuhan pengurus FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Prov Jawa Barat 2015-2020

PKS-Cibitung.Com [TM]
Semoga FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, ketentraman, silaturahim dalam rangka membangun iklim yg kondusif pada kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Melakukan pencegahan dini dari berbagai potensi yg mengancam ikatan kebangsaan kita yg sudah kokoh. Ini sejalan dengan amanat permendagri no 34 thn 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaaan.

Sebuah keniscayaan bahwa kita diciptakan Allah SWT berbeda-beda. Waj’alnakum syu’uban wa qoba ila lita’arofu “Sengaja kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian beragam dan saling mengenal satu sama lain”. Supaya dunia ini warna warni, karena kalau tidak warna warni tidak indah. Seperti orang eropa orangnya jangkung, putih, mancung. Kalau seluruhnya begit tidak indah jadinya.

Tapi dijadikan beragam, di afrika jangkung badag hidung mancung buukna keriting. Di tiongkok sedeng, koneng, sipit, rada pesek, jocong. Di kawasan timur tengah jangkung, badag, tapi sanes bodas. Di kawasan melayu tengah tengah, jangkung teuing nteu, pendek teuing nteu, kriting nteu jocong nteu, bodas nteu hideung nteu, mancung nteu pesek nteu, ta ieu urang. Paling diantaranya itulah melayu.

Itu semua bukan tanda tanda keunggulan. Itu hanya tanda tanda yang membedakan satu suku dg suku yg lain. Bukan tanda tanda mana yg paling disukai Tuhan. Sebab dimata Tuhan bukan suku, bukan warna kulit, bukan ukuran hidung.
Bukan….
Bukan yg menjadi keunggulan!

Keunggulannya hanyalah ketaqwaannya kepada Tuhan yg Maha Kuasa. “Inna aqromakum ‘indallahi atqokum”. Sesungguhnya yang paling mulia di hadapanku kata Tuhan adalah Yang paling bertaqwa…
Yang paling baik diantara kalian, yg paling bermoral diantara kalian, yg paling bermanfaat untuk orang lain di antara kalian.
Itu ukurannya ternyata..

Sesungguhnya kita dihadirkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa disatukan dalam persaudaraan sesama manusia, Ukhuwah insaniyah dalam bahasa Arabnya. Dalam bahasa Qurannya “kaanannasu ummatan wahidah” manusia itu umat yg satu. Dijadikan berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya saling mengenal satu sama lain. Itulah kebhinekaan. Dan bahasa kebhinekaan ini hanya ada di Indonesia. Kan kalau di luar bahasanya perbedaan atau differensiasi saja. Tapi di Indonesia perbedaan itu ada kata yg khusus yaitu kebhinekaan. Dalam kalimat yg utuh disebut bhineka tunggal ika.

Peperangan terjadi sesungguhnya alasan utamanya karena perebutan sumber daya, tapi unsur unsur penciptaan seperti etnis, agama, suku, suka dibawa bawa untuk melegitimasi peperangan dalam memperebutkan sumber daya tadi.

Sekarang, apalagi di kawasan perkotaan tidak ada kawasan yg monoton yg hanya terdiri dari satu etnis. Mungkin kawasan kawasan yg masih terpencil, yang belum berbaur, yang belum berhubungan dengan teknologi itu mono, masih satu suku. Tapi semakin kota suatu daerah maka semakin beragam, sebab dari mana mana datang ke kawasan tersebut.

“Inna fii dzalika laayati liqoumi yatafakkaru” sungguh diantara perbedaan perbedaan tersebut ada tanda tanda kebesaran Tuhan pencipta kita semuanya. Berlaku untuk manusia, kaum yg berfikir dengan akal sehatnya.

Kebhinekaan juga hadir paling banyak di Indonesia. Puluhan negara di timur tengah bahasanya cuma satu, bahasa Arab.  Di kita satu negara ada sekitar 600 bahasa.

Dulu waktu belajar di sd disebutkan ada 13.000 lebih pulau di indonesia, pakai lebih karena ga yakin. Ternyata sekarang dikoreksi bukan 13.000 pulau melainkan 17.000 lebih. Masih ada kalimat lebihnya,  karena masih belum terhitung. Coba lihat, salah ngitungnya sampai 4.000. Inilah anugerah terbesar kebhinekaan dari Allah swt kepada kita. Maka kita harus paling bersyukur menjadi bangsa Indonesia.

Karena kebhinekaan yg kita miliki melahirkan kerukunan, masyarakat yang balalageur, akur, someah hade kasemah silih asah, silih asuh, silih asih, silih wangi, itulah masyarakat Jabar, itulah masyarakat Indonesia.

Orang luar kagum pada founding father kita dahulu, pada saat itu belum ada internet belum ada telfon tapi founding father kita bisa menyatukan 17.000 pulau dengan 600 bahasa lebih.

Tentu saja bangsa yg besar ini tidak juga bebas dari ancaman, oleh karena itu perlu ada kewaspadaan dini, harus ada forum pembaruan kebangsaan seperti ini.

Mari kita jadikan kebhinekaan ini sebagai keindahan. Kesimpulannya: kita memiliki kesamaan, kita jg memiliki perbedaan, tapi ada satu kesimpulan yg lain, bahwa kesamaan yg kita miliki lebih banyak daripada perbedaan diantara kita. Oleh karena itu, maka tidak ada alasan dalam keberagaman ini kecuali kita harus bersatu menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

Pengukuhan pengurus FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Prov Jawa Barat 2015-2020

Sumber : http://aheryawan.com/kebhinekaan-adalah-anugrah-terbesar-allah-pada-bangsa-indonesia/

Iklan

Satu pemikiran pada “Aher : Kebhinekaan Adalah Anugrah Terbesar Allah Pada Bangsa Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s