Peran Dan Fungsi Keluarga


image

Dalam konsep sosiologi, keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat memegang peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jika unit sosial terkecil itu baik, maka baiklah masyarakat, bangsa dan negara. Demikian pula sebaliknya. Beberapa peran strategis keluarga antara lain sbb :

Pertama, sebagai pusat pendidikan
Kita semua tahu bahwa anak dilahirkan oleh seorang ibu dalam keluarga. Dikeluarga inilah anak dibimbing dan dididik oleh kedua orang tuanya. Pendidikan anak dalam keluara adalah yang pertama dan terpenting. Artinya, hasil didikan keluarga adalah dasar pondasi pendidikan berikutnya.

Fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan ini sangat penting dalam menentukan kepribadian dan masa depan anak. Bapak, ibu dan anggota keluarga yang harmonis dan mampu menjadi panutan bagi anak – anaknya akan membentuk karakter anak yang shaleh dan berbudi pekerti luhur. Namun jika kehidupan dirumah tangga penuh pertengkaran, maka jiwa anak akan tergoncang. Semua hal ini berpengaruh terhadap kepribadian anak dimasa mendatang.

Kedua, sebagai pusat rekreasi
Ibarat perahu, keluarga adalah tempat berlabuh sebelum berlayar kembali. Seharian kita bekerja membanting tulang, tentu kita akan pulang ke rumah. Jika ada sambutan hangat dari istri, ada tingkah polah lucu dari anak – anak, tentu segala kelelahan hilang tak berbekas.

Namun jika suasananya panas dingin, rumah yang besar pun akan terasa sempit. Kita akan pergi keluar mencari hiburan, sebagai sarana refreshing melepas lelah. Biasanya kita akan tergoda untuk mencari hiburan dengan bermaksiat dan berfoya – foya, karena ada uang ditangan. Akhirnya kondisi keluarga jadi berantakan.

Ketiga, pemenuhan kebutuhan lahir batin
Kita mengetahui bahwa salah satu fungsi suami istri adalah pemenuhan kebutuhan biologis. Diantaranya adalah makan, minum sampai hubungan suami istri. Kebutuhan ini adalah kebutuhan lahiriah dan batiniah sekaligus.

Seringkali orang memandang remeh hal ini. Padahal jika tidak terpenuhi bisa mengakibatkan penyimpangan dan perceraian. Karena itu, jagalah pasangan hidup agar bisa terpenuhi kebutuhan lahir batinnya dengan cara yang halal dan diridhoi sehingga menghasilkan keseimbangan jiwa dan keturunan yang baik.

Keempat, sebagai pusat kasih sayang
Dalam bahasa agama, tujuan perkawinan adalah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah. Yaitu kehidupan keluarga yang mendapatkan ketentraman hati, saling mencintai dan menyayangi. Dalam masa awal pernikahan, suasana cinta kasih begitu terasa. Namun seiring dengan berlalunya waktu, suasana itu semakin pudar ditelan kesibukan masing – masing.

Rasa kasih sayang harus selalu ada dalam kehidupan suami istri, jika ingin usia perkawinannya langgeng sampai akhir hayat. Jika kita bisa mewujudkannya dalam kehidupan rumah tangga, antara suami dengan istri dan antara orang tua dengan anak, antara menantu dengan mertua, maka suasana yang harmonis akan terwujud. 

Kelima, sebagai pusat ekonomi
Kebahagiaan keluarga tidak lepas dari terpenuhinya kebutuhan ekonomi. Sebab kefakiran kadang bisa membawa pada kekafiran. Terpenuhinya kebutuhan ekonomi akan menunjang keharmonisan keluarga, meskipun hal itu bukan segala – galanya. 

Kita bisa melihat ada kehidupan yang harmonis dalam kondisi kaya maupun miskin. Namun dalam kondisi miskin dan kekurangan materi, umumnya lebih rentan terhadap goncangan dan konflik. 

Bisa pula salah satu pasangan pergi merantau ke negeri seberang, sehingga terpisah dengan anak istrinya dalam jangka waktu lama. Ini adalah bepergian untuk tujuan mulia. Namun jika ada dampak negatifnya, terutama saat semua anggota keluarga tidak menyadari dan tidak saling menjaga komitmen. Karena pasti ada banyak fungsi keluarga yang tidak bisa dijalankan secara sempurna jika suami istri hidup berjauhan.

Khutban Nikah
Oleh : Ust Eko Jun

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s