Politisi PKS Pertanyakan Kesiapan Pemerintah Hadapi MEA 2015


image

Ghufron Zaenal Abidin, FPKS DPR Aceh Sumber foto : atjehpost.co

PKS-Cibitung.Com [TM]
Anggota komisi  VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zaenal Abidin mendorong pemerintah Aceh untuk proaktif mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja Aceh dalam rangka menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan diberlakukan mulai tahun 2015 ini.

Zaenal menyebutkan pemberlakukan MEA akan berdampak pada kebutuhan SDM yang mampu bersaing pada skala internasional, oleh sebab itu Zaenal melihat pentingnya persiapan bagi tenaga kerja Aceh untuk belajar ketrampilan dan beberapa bahasa asing. Karena selain tenaga kerja asing yang akan masuk ke Indonesia, tenaga kerja Indonesia juga akan diberikan kemudahan untuk mencari kerja di negara-negara peserta MEA.

“Pemerintah melalui dinas terkait harus mempersiapkan kemampuan berbahasa asing bagi tenaga kerja Aceh, khususnya bahasa Inggris, bahasa Cina bahkan bahasa Arab, karena kita dengar diluar sana seperti Thailand juga melakukan hal yang sama, mereka sudah mulai belajar bahasa Indonesia,”Ujar Politisi PKS itu.

Zaenal mengatakan jika tidak dilakukan persiapan yang matang, dikhawatirkan pelaksanaan MEA justru akan menjadi beban baru bagi pemerintah Aceh dalam hal mengurangi angka pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Saat ini angka penganguran Aceh masih diatas rata-rata Nasional, bayangkan saat pelaksanaan MEA, kalau tenaga kerja kita tidak mampu bersaing dengan pekerja dari luar, tentu ini akan berdampak pada bertambahnya jumlah pengangguran,”lanjutnya lagi.

Selain sektor tenaga kerja, Ia juga mendorong dinas terkait untuk melakukan pelatihan-pelatihan ketrampilan bagi UMKM di provinsi Aceh sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan bisa dipasarkan ditingkat internasional.

“Kalau sudah persaingan ditingkat internasional maka standarisasi akan sangat menentukan, begitu juga packing kita yang selama ini dinilai masih kurang, dan pemerintah yang harus membantu pemasaran dari produk-produk UMKM dari masyarakat Aceh,”ujarnya menambahkan.

Begitu juga dengan sektor Pariwisata dan kesiapan mental masyarakat Aceh menerima orang luar datang ke Aceh. Zaenal mendorong pemerintah Aceh untuk meningkatkan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat terkait agenda MEA itu sendiri, ” Jadi yang harus kita fahami bersama, suka tidak suka, mau tidak mau, siap tidak siap, MEA ini akan tetap dijalankan, oleh karenanya, ini akan menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mempersiapkan diri dari sekarang,”Pungkas Zaenal. [Humas PKS Aceh]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s