UMK BEKASI 2013 DISEPAKATI (Upah Minimum Kab/Kota)



[pks-cibitung.com] – Akhirnya, penantian mengenai kepastian nilai kenaikan upah minimum telah terjawab. Dewan pengupahan dari kedua wilayah bekasi ini (Kab & Kota) telah mengeluarkan rekomendasinya. Terlepas addanya kekecewaan para pengusaha, tetapi ini adalah hasil keputusan dengan cara demokrasi yang sudah kita sepakati di Negara ini. Mau tidak mau dan suka atau tidak suka harus diterima oleh semua pihak.

Bekasi yang dikenal dengan wilayah industri, memang layak untuk diberikan perhatian mengenai upah minimum ini. Karena tingginya jumlah tenaga kerja disana, jika upah mereka naik secara signifikan, maka tentu akan berdampak juga bagi kenaikan ekonomi yang signifikan.
Berikut ini berita terkait kenaikan UMK Bekasi 2013 yang saya ambil dari halaman Kompas.com, selamat menyimak.

by Data Pura

BEKASI, KOMPAS.com – Dewan Pengupahan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil menyelesaikan pembahasan rekomendasi upah minimum 2013. Rekomendasi segera diusulkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk ditetapkan. Meski demikian, ada sejumlah catatan terkait rekomendasi upah minimum tersebut.

Rekomendasi Upah Minimum Kota Bekasi 2013 berhasil disepakati pada Jumat (16/11/2012). Nilai upah minimum ialah Rp 2.100.000. Nilai kebutuhan hidup layak (KHL) disepakati Rp 1.650.000. Upah minimum itu naik amat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang Rp 1.422.250.

Rekomendasi Upah Minimum Kabupaten Bekasi 2013 berhasil disepakati pada Rabu (14/11/2012). Nilai upah minimum ialah Rp 2.002.000. Nilai KHL disepakati Rp 1.643.430. Upah minimum ini juga naik amat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang Rp 1.491.866.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi Purnomo Narmiadi menyatakan kecewa dengan rekomendasi nilai upah mininum. Nilai yang Rp 2.100.000 melambung jauh dari nilai KHL. Pendapat senada diutarakan oleh Wakil Ketua Apindo Kabupaten Bekasi Darwoto.

Kalangan pengusaha menilai, kenaikan upah minimum yang amat signifikan itu akan memberatkan. Besar kemungkinan, sejumlah pengusaha terancam bangkrut atau menutup usaha karena tidak sanggup menanggung upah buruh.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) R Abdullah mengatakan, kenaikan upah minimum harus dibaca bahwa ada komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Dalam tataran ideal, segala sesuatu terkait pembahasan industri harusnya pro investasi, pro teknologi, sekaligus pro rakyat (buruh).  

Abdullah mengharapkan, kenaikan upah minimum harus dibarengi dengan kebesaran hati buruh untuk bekerja lebih baik. Jika kinerja tidak baik, perusahaan tidak maju sehingga usaha tidak akan bisa bertahan.

Sumber:

http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/16/22130620/Bekasi.Raya.Selesaikan.Rekomendasi.Upah.Minimum

About these ads

6 pemikiran pada “UMK BEKASI 2013 DISEPAKATI (Upah Minimum Kab/Kota)

  1. Ping balik: Gubernur Jabar Ahmad Heryawan tetapkan upah minimum kota/kabupaten (UMK) se-Jabar |

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s